Jepang tampaknya mengikuti jejak China untuk memastikan bahwa mereka tidak ketinggalan dalam perlombaan Central Bank Digital Currency yang didukung pemerintah. Para pembuat undang-undang di negara ini dilaporkan akan mengeluarkan proposal yang dirancang di bulan Februari untuk penciptaan central bank digital currency (CBDC) mereka sendiri.

mata uang digital jepang yen

Melawan Digital Yuan China

Jepang awalnya tertarik untuk mengeluarkan mata uang digital setelah China mengumumkan rencana untuk memanfaatkan teknologi blockchain untuk meluncurkan yuan digital tahun lalu. Negara ini percaya bahwa niat China adalah tantangan untuk reserve currency yang ada saat ini dan international settlement system.

Jepang memandang Cina sebagai pesaing. Mereka takut bahwa yuan digital atau CBDC China, jika diluncurkan, ditambah dengan 1,4 miliar penduduk China, dapat menjadi standar dalam ekonomi digital. China sudah menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia dalam hal PDB tahunan.

Baca Juga : Kenapa harga Bitcoin tinggi

Oleh karena itu, langkah Jepang untuk menciptakan mata uang kripto sendiri adalah langkah yang diharapkan untuk melawan pengaruh potensial mata uang digital China yang akan datang.

Menurut Norihiro Nakayama, seorang anggota parlemen senior dari partai yang berkuasa di Jepang, proposal besok akan membantu membuka jalan bagi penggunaan mata uang digital di negara ini. Namun, ini tidak berarti bahwa Jepang akan meluncurkan mata uang kripto dalam waktu dekat karena tantangan hukum dan teknis.

Bekerja sama dengan AS

Nakayama adalah Vice Minister Urusan Luar Negeri dan salah satu anggota parlemen yang menyusun proposal. Dia mengatakan mereka perlu bekerja dengan Amerika Serikat (AS) jika mereka harus berhasil dalam rencana mereka.

“Kami merasakan yuan digital merupakan tantangan bagi sistem mata uang cadangan global dan hegemoni mata uang. Tanpa A.S., kami tidak dapat melawan upaya China untuk menantang mata uang cadangan yang ada dan sistem penyelesaian internasional, ”Nakayama menjelaskan.

Bank of Japan (BoJ) dilaporkan akan bermitra dengan enam bank sentral lainnya, termasuk Federal Reserve, untuk meneliti mata uang digital.

Dampak dari yuan digital China bukan satu-satunya kekhawatiran bagi pembuat kebijakan Jepang. Negara ini juga di antara mereka yang khawatir tentang Libra Facebook yang kontroversial. Raksasa media sosial ini telah menerima beberapa serangan balik dari bank sentral di seluruh dunia sejak Facebook mengumumkan rencana untuk meluncurkan mata uang digital privat nya.

Nakayama, mengulangi pendapat kepala Bank Sentral Swedia, mengatakan bahwa Libra bersifat katalitik dan telah mendorong banyak bank sentral untuk mempertimbangkan peluncuran mata uang digital mereka sendiri.

sumber : Cryptopotato

Informasi lain tentang mata uang Digital :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here